• 11

    Aug

    Ramadhanku 2

    Bedug besar di pojok mushalla kebanggaan kampung belumlah ditalu ketika puluhan obor itu mulai menyala. Pendaran cahayanya menerangi jalan setapak yang selalu lincin di musim penghujan. Para ibu dan anak-anak gadis mereka berjalan, beriringan, ke sana dengan tubuh-tubuh yang telah berbalut mukena. Aneka celotehan, riang, berhamburan; tentang waktu yang melipat diri sangat cepatnya, tentang menu-menu istimewa yang akan tersaji di meja-meja makan, dini hari nanti, tentang si fulan yang selalu gagal bangkit dari pembaringannya hingga pagi menjelang, dan entah tentang apa lagi. “Ambil sarungmu dan mari pergi ke mushalla kita. Ramadhan agung itu akan lebih kaurasakan kehadirannya di sana,” demikian ayahku, malam itu, berkata. Maka, kuraih kain lusuh yang menggantung di kastop ̵
  • 10

    Aug

    Ramadhanku 1

    Lembaran-lembaran kertas lusuhmu itu selalu saja mengisahkan, tanpa bosan, kerianganku bersama anak-anak kampung di tepi sungai Ciliwung, sehari sebelum engkau datang. Mentari masih mempertontonkan kegarangannya ketika kami, dengan telanjang dada, berlompatan tanpa ragu ke derasnya air, seraya memekik gembira. “Bersihkan tubuh-tubuh legam itu agar kalian tak malu menyambutnya!,” demikianlah orang-orang tua kami, tadi, berkata. Maka, kami pun duduk berjajar di bagian datar bebatuan cadas tepi sungai itu. Gumpalan sabut kelapa, yang kami kantongi sejak dari rumah, meluruhkan debu-debu lekat yang melumuri tubuh. Potongan-potongan genting di tepi-tepi halaman rumah pun, tadi, turut pula dibawa serta, segenggam atau dua. Kami berlomba menumbukinya hingga halus di sebongkah batu hit
  • 31

    Jul

    Ramadhan di Masa Kecil; Macam-Macam Kolak

    Sejak saya masih kecil, kolak adalah menu ta’jil yang ‘wajib’ ada saat berbuka puasa. Jenisnya bisa apa saja: kolak Oblang, kolak Pisang, kolak Ubi, kolak Singkong, kolak Biji Salak, kolak tape (bukan Tape Compo!), bahkan kolak terigu! Di antara sekian jenis kolak itu, kolak Oblang adalah yang paling “mewah.” Bahan dasar Oblang adalah durian matang atau setengah matang. Kolak “kelas elit” ini tidak selalu bisa dibuat di setiap Ramadhan karena durian, bahan dasarnya, tidak selalu ada. Buah durian seringkali sulit didapat. Atau, ketika buah itu ada, harga belinya terlalu mahal. Setingkat di bawah Oblang, ada Kolak Pisang yang juga, bagi saya, masuk kategori makanan “mewah.” Jenis pisang yang bisa menjadi bahan dasarnya banyak. Karena itu
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post